Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘tips keluarga’

Ini adalah pertanyaan yang paling banyak terlontar di forum-forum parenting hingga grup homeschooling. Beberapa keluarga berpikir jika ayah dan ibu sibuk bekerja, apa mungkin anak-anak bisa disekolah-rumahin aja?

Dulu juga saya berpikir seperti itu. Saya sendiri seorang buruh negara (dosen PNS di sebuah PTAIN), sedangkan suami meski bukan PNS tapi lebih sibuk dari saya. Di rumah kami gak ada asisten, pun sanak saudara. Hanya mama saya yang kadang datang, nginap paling lama sebulan. Punya dua anak laki-laki yang super aktif, kebayang kan kalo pendidikannya mereka kami juga yg mengurus semua?

Kami hanya berbekal keyakinan dan doa. Akhirnya, alhamdulillah, sikembar sampai sekarang ‘gak sekolah’. Dari tahfiz hingga materi pembelajaran, kami handle mandiri 😀

Berikut tips-tips yang bisa saya bagikan, terutama bagi ibu pekerja di luar rumah yang berniat mau menghomeschoolingkan anaknya: (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Dari beberapa curhat teman2 ttg kehidupan rumah tangga mereka, saya melihat kalo konflik antar suami-istri itu muncul bukan cuman karena faktor karakter/sifat personal, tetapi lebih byk krn kurangnya sharing yg intens antar mereka. Sharing yg sy maksud di sini adl ketika ada masalah yg dialami oleh salah satu pihak, maka seharusnya itu dibicarakan sejak awal, gak pake tunda2.

Misalnya jika di kantor, istri mendpt ‘gangguan iman’ dr bosnya misalnya, ato suami sedang mengalami ‘gak mood’ dlm melakukan seks misalnya, ato bahkan hal2 sepele seperti suami sebenarnya gak nyaman sama mertua, ato istri pengennya ada kerjaan sampingan dan merasa bete di rumah terus, maka hal2 tersebut harus dibicarakan dari hati ke hati. Jgn dipendam hanya karna ingin menjaga perasaan masing2 pasangan.

Jika suami-istri sudah biasa sharing hal2 seperti itu, maka ke depannya akan muncul keterbukaan antar pasangan. Jadi, klo ada apa2 yg justru kita dengar dr org lain, maka kita tdk perlu berburuk sangka krn sblmnya pasangan kita udah bicara ttg hal itu. (lebih…)

Read Full Post »

Jika anda seorang ibu yang memiliki kesibukan di luar rumah dan anda tidak mau mengambil seorang baby sitter, maka hal yang wajib anda lakukan adalah melatih anak anda untuk mandiri. Saya sendiri awalnya sempat frustasi dengan bagaimana mengatur waktu di pagi hari. Saya sudah harus berangkat mengajar atau kuliah pagi, dan anak-anak harus dibuatkan sarapan, bolak-balik kakus, ditambah jika suami saya harus bertugas di luar daerah. Rasanya waktu sangat sempit!

Akhirnya saya mendidik sikembar untuk mandiri. Ternyata, banyak hal-hal kecil yang sebenarnya bisa dilakukan sendiri oleh buah hati tanpa bantuan orangtua. Mungkin kedengarannya saya mendidik anak terlalu “keras” padahal umurnya masih tiga tahunan. Tapi, saya percaya, bahwa kedisiplinan satu-satunya cara agar kelak anak-anak saya berhasil di masa depan. Menyayangi anak tidak sama dengan memanjakan anak. (lebih…)

Read Full Post »