Cara Menilai Calon Pasangan yang Kamu Tidak Kenal

Di zaman sekarang, usia pernikahan semakin bergeser. Dulu, zaman nenek kita, perempuan udah harus nikah klo tamat Sekolah Rakyat. Dulu, tabu dan aib jika seorang perempuan berumur 20 belum ada yg lamar. Klo sekarang? Kita dg mudah menemukan org2 berumur 30-an tapi blm nikah.

Tapi terkadang org2 memborong kamu dg pertanyaan2 ‘kok belum nikah? kapan nikahnya? udah punya calon?’. Apalagi pas hadir di acara keluarga atau reunian, mendadak kamu merasa ‘asing’ karena semua teman2 kamu, sepupu2 kamu udah pada gendong anak hehe. Langkah terakhir, akhirnya kamu pasrah dijodohkan orgtua atau dicomblangin sahabat? Jangankan cinta, kenal aja nggak!

Kenapa tidak? Tapi, jangan sampai kamu beli kucing dalam karung: tidak tahu-menahu atau tdk mau tahu ttg calon pasangan kamu. Menikah bukan perkara jual-beli barang, klo kamu ga cocok, atau klo ada cacat, kamu bisa komplain dan mengembalikan barang itu ke penjual. Tidak seperti itu. Menikah itu sesuatu yg kompleks dan sgt menentukan hidup kamu ke depan. Meski jodohmu dipilhkan orang, bukan berarti kamu gak punya pilihan ๐Ÿ™‚

Saya punya teman, dijodohkan orgtua, dan sdh harus menikah 2 minggu setelah perjodohan. Mana dia wanita kantoran, gak punya waktu byk ketemuan sama calonnya. Alhamdulillah, rumah tangga mereka sakinah juga. Dan faktanya, ga sedikit org yang menikah dg calon pasangan yang benar2 asing (bukan keluarga dekat atau teman sekolah), tapi pernikahan mereka mulus2 aja. Nah, saya kasih bocoran yaa gimana cara menilai pasangan. Cara ini berlaku bagi kamu yg sama sekali gak kenal sebelumnya dg calon pasangan ๐Ÿ™‚

  1. Cari tahu tentang keluarganya. Kata pepatah “buah gak jatuh jauh dari pohonnya.” Kalo keluarganya beragama, insya Allah masalah salat 5 waktunya kamu gak perlu ragukan lagi. Sesekali hadirlah di acara keluarganya, amati gaya bicara mereka, gaya berpakaian, tata-krama dan sopan-santunnya. Apakah keluarganya rukun? Anak yg lahir dari keluarga yg ‘broken’ akan cenderung ‘broken’. Perhatikan juga penyambutan mereka ke keluargamu. Apakah ibunya ramah? Apakah gak ada anggota keluarganya yg terkesan ‘menolak’ kamu? Bagaimanapun juga, setelah menikah kamu akan jadi bagian dari mereka.
  2. Kenali teman-temannya seperti teman kuliah, teman sekos, atau teman kerja. Atau org2 yg pernah dekat dengannya seperti guru, pembina, dan sebagainya. Kamu bisa nanya2 ke mereka ttg calon kamu via inbox di media sosial. Usahakan calon kamu gak tahu mengenai ini dan jgn sampe teman2nya kasitau. Ini penting agar kamu benar2 dapat info yg objektif dan ga dibuat-buat. Kumpulkan hasil wawancaranya (hehe, kok kayak penelitian skripsi) dan lihat hasilnya ๐Ÿ™‚
  3. Kenali lingkungannya sehari-hari. Meski keluarganya baik, seseorg bisa saja berubah drastis oleh pengaruh lingkungan. Dulunya anak baik2, pas merantau ke kota, hidup seperti preman dan suka dugem. Lingkungan dia tinggal seperti apa? Kantor tempatnya bekerja seperti apa? Kamu bisa bertanya hal tersebut ke keluarga dan org2 terdekat.
  4. Baca ‘tentang dia’ via media sosialnya. Amati status dan komen2nya di FB, Twitter, dll. Apakah dia tipe lebay, tukang galau padahal sdh berumur? Apakah dia tipe pemikir? Apakah dia liberal atau konservatif? Apakah dia rajin update berita dan wawasan? Apakah dia cerdas ? Klo punya blog, kamu bisa dg leluasa menilai pikiran2 dan ide2nya. Jgn lupa ngintip foto2nya. Apakah dia tipe org yg gak malu pamer foto2 dg lawan jenis? Atau jgn2 dia msh memajang foto2 dg mantannya? hiiii. Atau dia tipe org yg suka foto isi kamar pribadinya? Beberapa penilitian menyebutkan bahwa psikologis seserg sangat berpengaruh dg gayanya di jejaring sosial ๐Ÿ™‚
  5. Usahakan bertemu ย sblm pernikahan diputuskan (tp jgn sering). Ajaklah teman atau saudara untuk menemani. Jgn mengambil tema pembicaraan yg terlalu formal krn membuat kamu semakin susah menilai dirinya. Santai saja. Biarkan pembicaraan mengalir apa adanya. Apakah selama pertemuan itu kamu merasa nyaman atau justru tertekan? Jgn mengambil kesimpulan terlalu dini di pertemuan pertama. Kesan pertama tidak bisa menjadi ukuran penilaian ๐Ÿ™‚
  6. Terakhir dan terpenting mintalah bantuan kepada Yang Maha Tahu dan Maha Kuasa. Di saat kamu sudah berusaha, Dialah yang akan memberikan petunjuk terbaik. Berdoalah dg sungguh-sunggu, dekatkan diri kepadaNya dg memperbanyak tahajjud atau puasa. Jika ridha orgtuamu dan ridha Allah sudah bertemu, insya Allah pernikahanmu akan membawamu keย surga rumah tangga :
Iklan

10 respons untuk โ€˜Cara Menilai Calon Pasangan yang Kamu Tidak Kenalโ€™

Add yours

  1. Tidak ada masalah menikah dengan orang yang sama sekali tidak kita kenal. Yang penting Siapa yang menjodohkan, orang yang menjodohkan harus benar-benar yang paham akan perjodohan, sehingga sudah dipertimbangkan tentang manfaat modorot bati rugi dunia akhirat akan perjodohan itu, hingga benar-benar jodoh itu adalah pilihan Tuhan dengan perantara Orang yang menjodohkan. Dan jodoh pilihan Tuhan adalah yang terbaik dan berakibat baik, entah cepat datangnya entah lambat datangnya itu rahasia Tuhan yang penting iklas menerima pasti baik akibatnya nantinya, walau kadang serasa berat dan hampir hampir tak kuwat pertama kali menjajaninya. [Pengalaman Pribadi ๐Ÿ™‚ ]

    Suka

  2. Ohoooo….. pas banget bagi yang pengen nikah tapi bingung ama siapa :p. Dulunya juga aku gak kenal-kenal banget sama calon suami, beberapa tips yang mba Maya tulis pernah tak lakuin haha… soalnya emang bener, takut ketangkep ama kucing di dalem karung #eh. Dan semoga pernikahannya penuh dengan barokah, Amin…

    Suka

  3. Saya melamar istri saya seminggu setelah kenal pertama. Datang sendiri tanpa didampingi ortu atau wali, tanpa bawa apa-apa, tanpa malu-malu, tanpa babibu langsung melamar. Eh malah calon mertua yg jadi grogi hehe..

    Kata teman, dasar orang makassar, gak kenal basa-basi.

    Alhamdulillah keluarga kami yg sudah berumur 7 tahun bahagia meski perkenalan lebih jauh dilakukan setelah menikah ๐Ÿ™‚

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: