Agar Tidur Anak Teratur

Salah satu hal yg sering memusingkan ibu-ibu adalah jam tidur anak. Sangat sering saya menerima keluhan dari seorang ibu yg anaknya susah tidur teratur,kalo malam begadang,kalo siang main terus.

Alhamdulillah,sejak bayi,kedua anak saya tdk pernah mengalami hal tsb. Waktu hamil pun saya tetap tidur nyenyak di malam hari. Mungkin karena saya dan suami jarang begadang,anak-anak pun tdk terbiasa. Sering saya melihat,anak yg susah tidur ternyata dipengaruhi oleh pola jam tidur ortunya. Dan di sini,ketegasan orangtua sangat berperan.

Misalnya,jika anak sudah di depan tivi lbh dari dua jam,ibu harusnya tegas. Kasi anak makan jika waktunya makan dan ajak dia ke tempat tidur jika waktunya tidur.

Jika pembentukan kebiasaan disiplin waktu sudah terbentuk pada anak,maka nantinya orgtua tdk perlu repot menegur dan memaksa anak. Anak saya, kalau sudah jam tidur,mereka malah maksa saya ke kamar buat temani mereka tidur. Kalau siang mereka terlalu asyik main,saya tegas. Kadang sikembar kesal lalu nangis kalau saya paksa bobo siang. Tapi,abis nangis sebentar,mereka pun akhirnya tidur juga hehe.

Usahakan rumah tdk berisik dan terkesan sibuk jika waktu tidur tiba. Jika ibu berniat begadang atau tidur larut malam, tidurkan anak lbh dulu sambil pura-pura tidur di sampingnya. Jika anak suka, padamkan semua lampu rumah kecuali seperlunya saja.

Kadang anak juga susah pulas jika kamar gerah. Nyalakan kipas atau AC atau beri anak anda bedak dingin. Saya biasanya mematikan kipas kalau kebetulan bangun jelang subuh agar sikembar tak masuk angin.

Nah,kalau tidur anak sudah teratur,ibu dan ayah bisa dgn mudah mengerjakan tugas tambahan di rumah tanpa khawatir terganggu oleh anak.

Oh ya, jangan sampai anak tidur dalam kondisi lapar atau melewatkan jam makan agar anak tidak perlu terjaga tengah malam. Jangan menakut-nakuti anak dgn cerita horor untuk memaksanya tidur karena itu malah membuatnya tidak tenang dan sulit terpejam.

Jika anak anda masih bayi,usahakan tidak langsung menggendongnya jika terbangun di malam hari. Belai punggungnya dan berikan susu. Jangan membiasakan menidurkan bayi dgn menggendong karena nanti dia akan terbiasa minta digendong yang pasti melelahkan ibu.

Atas saran dari dokter,saya menelungkupkan bayi kembar saya agar dadanya kuat,tidur lbh nyenyak, dan otot lehernya pun cepat kuat menyanggah:-) Kebiasaan ini pun terbawa meski mereka sudah jelang 4 tahun.

Posted from WordPress for Android

Iklan

7 respons untuk ‘Agar Tidur Anak Teratur

Add yours

  1. subhalallah ya ukhi..ahda dan azka sdh besar ya. sy dr dulu wondering apa pnya bayi kembar itu ummi bs tdur atau tidak? jng2an baby blues terus.krn klo asi kan hrs bgn tiap 2jam.ukhti dulu gmn?

    Suka

  2. Asslmkm mbak… salam kenal… sayang sekali baru tahu blog ini setelah si kembar saya sudah umur 6 bulan… banyak pengetahuan bagus di sini. Dan iya, kebanyakan blog yg membahas anak kembar itu blog2 dari malaysia…

    Tergelitik dg artikel ini, saya jadi ingin menerapkan soal disiplin tidur ini kepada anak pertama saya. Sbg ibu baru, saya suka bingung, harus tegas atau harus nurutin anak. Kalo ditegasin, si sulung nangis, bisa2 mbangunin adek2 kembarnya. Puyeng. Jadi daripada ketiganya ribut, sering saya turutin aja si sulung begadangan. Lebih tepatnya ngebiarin sih, karena seringnya saya tidur duluan. Si sulung maen sendiri. Hehehe. Kaya gitu ga bagus ya mbak?!

    Suka

    1. mungkin bisa dipisah bu, si sulung sudah harus di kamar sendiri biar dia bs lbh mandiri dan kebiasaannya begadang tdk menular ke adik2nya 🙂

      Suka

  3. si kembar saya tidur sll dlm dekapan smbil menyusu, sdh terlelap baru ditelungkupkan d t4 tdur, tidurnya bareng saya..1 tempat tidur. usia mereka skrg udh 4 bln sebaiknya bagaimana ya mbak?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: