8 Mitos Bayi Kembar

Baru saja jalan2 ke website bayi kembarnya Pamela Friendle Fierro, seorg ibu WN USA yg udah menulis 3 buku ttg bayi kembar/parenting. Menurutku, situs ini lengkap dan komprehensif, bahkan riset2 ahli bayi kembar juga banyak diposting di sana 🙂

Nah, salah satu artikel menarik yg kubaca adalah ttg mitos bayi kembar. Oke, moms, dgn sedikit adaptasi, aku sharing di sini ya:

Mitos Pertama: Mengasuh bayi kembar artinya dua kali lipat repot dan susahnya dibanding bayi non-kembar.

Hmm, sebenarnya ini selamanya tidak benar. Tergantung semangat dan motivasi orangtua dalam membesarkan bayi mereka. Bagaimanapun, kasih sayang dan cinta saat mengasuh bayi anda, tidaklah bisa diukur dgn angka2. Jika anda memang begitu semangat, tentunya tak ada masalah dgn kembar atau tdknya bayi anda. Dan lagi, punya bayi kembar boleh jadi lbh mudah dibanding mengasuh bayi tunggal dlm usia yg berbeda2. Orgtua tdk perlu repot mencari teman bermain jika sikembar harus ditinggal, dan saat mereka sdh agak besar, mereka akan lbh byk meringankan beban ortu mereka. Bayangkan, ada dua anak atau lebih yg tumbuh bersamaan dan siap menjadi bodyguard anda 🙂

Mitos Kedua: Salah satunya akan berwatak Malaikat, satunya Bajingan.
Itu sama sekali tidak benar. Bagaimanapun, anak dilahirkan dlm keadaan fitrah, orgtualah yg kelak membentuk sifat mereka. Mau saleh atau tidak, itu trgantung pendidikan keluarga dan lingkungannya. Bahkan, uniknya, bayi kembar sring bertukar peran membuat orgtua bingung bagaimana sebenarnya karakter mereka. Misalnya, suatu ketika, Azka yg keliatan bgt cengengnya en Ahda yg jadi lebih penyabar. Tapi, itu cuma sementara. Tak lama, giliran Ahda yg mendadak manja bin tukang rewel, sdgkan Azka berubah cool dan manis 😀

Mitos Ketiga: Pasti Dicesar.
Memang hampir semua ibu bayi kembar dua, tiga, dst, melahirkan via bedah cesar. Tapi, tidak menutup kemungkinan ada yg bisa melahirkan normal. Seperti keluarga saya, yg melahirkan dua bayi permpuan kembarnya hanya dgn mengandalkan jasa dukun beranak dan selamat tanpa cacat! Tapi, peluang ibu akan dicesar berbandng lurus dgn jumlah bayi kembar yg dikandungnya. Kalau lebih dari dua, sgt kecil kemungkinannya utk bersalin normal.

Mitos Keempat: Sikembar hrs selalu disekolahkan terpisah.
Sebenarnya, bbrpa riset mengungkapkan bahwa jika bayi kembar dipisah ke sekolah berbeda, akan merugikan pengalaman edukasi mereka. Sejauh ini, blm ada bukti kuat yg menyatakan bahwa bayi kembar akan lebih berprestasi jika dipisah, dan sebaliknya akan gagal studi jika disatukan dlm sekolah yg sama.

Mitos kelima: Mereka akan selalu bersaing.
Persaingan antar-saudara atau diistilahkan dgn siblings rivalry bkn cuma terjadi pd bayi kembar. Bahkan persaingan lebih dominan menonjol pd dua anak non-kembar dlm usia yg terpaut satu atau dua thn. Seiring bertambahnya kedewasaan mereka, anak kembar akan pandai mengidentifikasi kecendrungan personalitynya msing2, sehingga tdk merasa perlu bersaing dgn kembarannya.

sikembar azka-ahda
azka dan ahda

Mitos Keenam: Telepati antara bayi kembar.
Meskipun sains blm bs membuktikan fenomena paranormal ini, namun tak sdkit orgtua mengakui jika bayi kmbar mereka mampu bertelepati, saling membaca pikiran msing2, atau merasakan kontak batin jika kembarannya sakit meski mereka berjauhan. Sebenarnya, siapapun yg memiliki ikatan emosional kuat, kedekatan yg erat, atau kesamaan genetik, bisa jd mengalami hal tsb, termasuk orgtua, sahabt baik, pasangan suami-istri, dll.

Mitos Ketujuh: Si Kaka adalah pemimpin, Si Adek hanya sekedar pengekor.
Tidak selalu benar. Bahkan jikapun si Kaka memiliki kepemimpinan yg menonjol dibanding adik kembarnya, itu lebih dikarenakan faktor lingkungan (keluarga, sekolah, dll), bukan karena mereka adalah bayi kembar.

Mitos Kedelapan: Selalu ada diskon/dispensasi finansial buat Sikembar.
Trus trang moms, ini mitos yg paling aku suka 😀 Soalnya terkdg hal itu mmg tak bs dihindari. Srgkali saya ke dokter/ rumah sakit, bayi kembar azka-ahda hanya perlu membayar seharga biaya pemeriksaan satu bayi. Begitupun ketika sy membeli baju, biasanya penjual akan memberi potongan harga krn saya membeli dua. Hehe. Tapi, hal ini tdk selalu terjadi. Namun, percaya aja, rezki anak anda tentunya akan dilipatgandakan pula. Jadi, tak perlu khawatir jika diskonnya hilang 🙂

Iklan

16 respons untuk ‘8 Mitos Bayi Kembar

Add yours

  1. artikel yang menarik.Saya juga punya anak kembar,alhamdulillah cowok dan cewek…sekarang mereka sudah hampir 5th.bisa saling tukar informasi tentang uniknya si kembar?

    Suka

  2. mbak dulu pas hamil kembar diharuskan bedrest gak? lalu lahir saat usia kandungan berapa?normal / caesar? thanks ya mbak…

    Suka

  3. Luar biasa sekali.. jadi agak iri dengan Azka dan Ahda…
    saya juga kembar, tp saya dan kembaran saya dipisahkan sejak lahir (diasuh oleh 2 keluarga yang berbeda, yang sama-sama tidak ada hubungan keluarga dngn keuarga kandung). dan baru bertemu setahun terakhir… yang lebih menyedihkan lagi, hingga saat ini saya dihalang2i untuk bertemu adik saya itu serta di perparah dengan ketidak mau tahuan adik saya terhadap kondisi ini.

    oh iya, selama setahun terakhir ini, kami baru bertemu 2x. padahal kami berharap untuk bisa lebih lama… mohon doanya saja untuk para member blog dan admin, semoga saya dan adik saya bisa sering bertemu (bahkan bisa hidup bersama lagi.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: