Tips Rajin Sikat Gigi Sejak Balita

Selain menjaga makanan yang dikonsumsi sikecil, kita juga harus mengajarkan kebiasaan bersikat gigi sejak anak balita.

Beruntung, sikembar Azka Ahda termasuk anak yang mengalami pertumbuhan gigi secara pesat.Β  Di Usianya yang 6 bulan aja, sikembar udah punya 4 gigi! Haha…yg susah ibunya kalo pas menyusui 😦

Nah, sekarang, gigi sikembar sudah nyaris sempurna di usianya setahun 3 bulan. Bahkan, gigi si Ade sisa nunggu taring πŸ˜‰ Nih, foto si Ade dengan senyum ala pepsodent hehe:

Trus, si Kaka juga gak mo kalah. Kalo makan ayam, sdh lengkap dgn tulangnya πŸ˜€

Nah, sekarang tips dari Keluarga Sikembar biar si kecil tersayang mau diajak bersikat-gigi ria tiap hari:

PERTAMA: Mula-mula, perkenalkan kepada anak anda “Apa itu bersikat gigi?”. caranya, biarkan sikecil melihat Mama en Papanya bersikat gigi. Kalo saya sih, pintu toilet dibiarin terbuka en sikembar pasti udah berdiri di pintu masuk (soalnya mereka suka bgt area toilet). Trus, saya sikat gigi di dekat wastafel, tapiΒ  menghadap ke arah mereka sambil sesekali masang ekspresi muka lucu agar anak benar2 tertarik “nonton” acara sikat gigi^^

Mungkin kelihatannya sedikit konyol, tapi gak papa dong demi kebaikan sang buah hati. Jadi, jgn sungkan melakukan ini setiap hari (setidaknya selama 3 hari berturut-turut).

KEDUA: Belikan anak anda sikat gigi yang menarik (warna dan bentuknya). Kalo anak perempuan, biasanya sikat giginya ada boneka di gagangnya. Kalo laki-laki, ada yg bergambar, ada juga yang kesannya simpel tapi maskulin kayak punya Azka Ahda. Sikat gigi lumba-lumba dengan warna biru dan merah.

KETIGA: Biarkan sikecil berkenalan dengan sikat gigi barunya. Agar akrab dengan “sahabat barunya”, saya biarkan saja sikembar membawa sikat gigi mereka kemana-mana. Baru kemudian, saya mengajak mereka bersikat gigi di kamar mandi. Setelah itu, sikat gigi pun sudah gak boleh ninggalin kamar mandi. Jadi, intinya, bertahap aja.

Sampai sikecil mahir benar, bantulah menyempurnakan acara bersikat giginya dengan menyikat gigi yang belum tersentuh oleh sikecil, agar hasilnya lebih maksimal dan tentunya, sikecil bisa belajar dari kekurangannya πŸ™‚

Nih, Azka dibantu sama Baba nyikat giginya:

TERAKHIR: Jangan memakai acara “paksa-memaksa” agar anak tidak menganggapnya sebagai beban. Lakukan secara bertahap, misalnya, hari pertama cukup sekali aja bersikat giginya, hari ketiga dua kali sehari, dst…

Oh ya, jika anak masih dibawah usia 2 tahun, untuk sementara sikat giginya gak usah dikasih odol dulu hehe, biar gak ketelan πŸ˜€Β  Yang terpenting di usia balita ini, anak dibiasakan berkenalan dgn tradisi bersikat gigi.

Nah, udah gak sabar kan, ngajarin sikecil bersikat gigi-ria? Hehehe. Setiap keluarga pasti punya kreativitas tersendiri agar sikecil mau diajak bersikat gigi. Semakin kreatif semakin bagus.

Biasanya, jika si buah hati sudah beranjak besar (diatas 5 tahun), semakin sulit untuk mengajaknya kompromi, apalagi sebelum tidur. Buat anak diatas 5 tahun, tentunya dibutuhkan tehnik dan trik keluarga cerdas lainnya, seperti: menamai setiap gigi anak dengan nama tokoh kartun atau tokoh idola favoritnya. Biarkan anak yang memberi nama sendiri agar ia merasa bertanggungjawab mearawatnya. Jadi, gak ada satu tokoh favorit yang bakal ngerasa sedih karena tak dapat jatah sikat gigi πŸ˜‰

Selamat mencoba!

Iklan

3 respons untuk β€˜Tips Rajin Sikat Gigi Sejak Balita’

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: