Memberi Hadiah, Bukan Menyuap Anak dengan Hadiah

Saya suka sekali menonton acara Super Nanny di Metro tv. Banyak pelajaran berharaga yang bisa saya dapatkan disana, terutama masalah anak-anak dan manajemen keluarga.

Termasuk kali ini, kebetulan sekali Super Nanny menampilkan kisah keluarga yang memiliki anak kembar yaitu anak kedua dan ketiga. Jadi, ceritanya, ada empat anak dalam keluarga tersebut dan semuanya masih kecil-kecil. Ibunya tentu saja repot bahkan sampai suami mengeluh karena kehilangan waktu bermesraan dengan sang istri 😦

Salah satu pelajaran penting yang saya petik dari kisah kali ini adalah mengenai pemberian hadiah kepada buah hati. Tak jarang, bahkan biasanya, tanpa kita sadari, kita mengajarkan anak untuk menyogok atau menyuap 😦

Kita pasti pernah mendengar kalimat seperti ini,

“Hayo, siapa yang mau bantuin mama, entar dikasih permen coklat!”

ato kalimat seperti ini

“Kalo bantuin papa beresin meja makan, entar dikasih hadiah!”

Sebenarnya, kita seharusnya tidak menjadikan hadiah sebagai sebuah iming-iming kepada anak. Kita tak perlu memberi jaminan hadiah agar anak mau melakukan hal-hal yang baik. Lalu bagaimana cara yang benar?  Orangtua sebaiknya memberi anak hadiah  tanpa mengatakannya terlebih dahulu. Anak tak perlu tahu sebelumnya jika ia akan diberi hadiah jika melakukan hal tertentu, sehingga dia akan terbiasa ikhlas melakukan kebaikan.

Sebaliknya, jika kita memberi iming2 hadiah dengan syarat agar anak mau membantu kita atau menuruti perintah orangtuanya, anak2 akan merasa terpaksa dan lama-kelamaan dia akan menuntut hadiah yang lebih besar. Tentu saja pada akhirnya anak2 malah menjadi anak pemberontak dan susah dikendalikan.

Jika kita memberikan hadiah kepada anak, tanpa ia tahu sebelumnya, ia akan merasa dihargai dan diperhatikan. Selain itu, hadiah dari orangtua akan menjadi sebuah surprise yang akan terus berkesan baginya 🙂

Semoga bermanfaat!

 

 

 

Iklan

Satu respons untuk “Memberi Hadiah, Bukan Menyuap Anak dengan Hadiah

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: