Feeds:
Pos
Komentar

Kalo dihitung-hitung, perjalanan menulis saya sudah hampir 20 tahun. Blog ini saja sudah ada sejak tahun 2009. (Di situ kadang saya merasa sudah tua haha).

Saya tlah jatuh cinta pada dunia pena ini sejak SD. Awalnya cuma berani nulis di buku harian, pas masuk pesantren mulai bikin tulisan di mading sekolah dan ikut lomba menulis. Sempat ngirim-ngirim cerpen ke majalah dan surat kabar, tetapi lebih banyak gak dimuat daripada dimuat hahah.Β  Saat mahasiswa, saya jadi jurnalis di sebuah buletin mahasiswa di Mesir dan aktif ngeblog di sosmed zaman old yang bernama friendster. Dari semua organisasi, saya memang selalu memilih aktif di organisasi yang gak jauh-jauh dari dunia menulis.

Belum juga lulus kuliah dan menerbitkan karya, saya sudah dipinang pangeran. Mana langsung hamil dan melahirkan anak kembar. Hufftt. Kala itu teman-teman saya bahkan ada yang bilang kalo saya gak akan bisa menulis lagi setelah menikah. Mampus, May, tamatlah riwayatmu! Lanjut Baca »

Iklan

Membuat klipping di zaman saya masih berseragam merah putih cukup ribet. Waktu itu belum ada internet atau komputer dan printer. Sepulang sekolah berburu koran bekas atau majalah-majalah tua di jalan2 hingga rumah teman2. Pernah juga minjam ke perpus dan diam-diam kertas yg ada artikelnya dirobek kwkwkwk. Trus setelah itu ditempel pake lem agung atau lem nasi hahaha. Betul2 zaman old πŸ˜€

Kalau kids zaman now sekarang mah tinggal googling, abis itu diprint atau dikopas ke office via laptop. Minggu ini sikembar belajar bikin klipping. Temanya tentang lebah dan madu. Pertama2 sayaΒ  kasitau mereka sekilas tentang apa itu klipping. Trus saya tunjukin inspirasinya via pinterest. Selanjutnya, saya langsung perlihatkan praktiknya. Waktu itu saya memang lagi mau bikin klipping hidroponik. Jadi sekalian deh buat jadi bahan perbandingan sikembar. Mulai dari cara2 browsing artikelnya, cara simpan link dan gambar, seni menempel, dsb. Setelah itu saya bilang: Lanjut Baca »

Udah lama yaa saya gak posting tentang craftingnya sikembar. Kepikiran gak bekas wadah sabun cair atau sampo bisa dimanfaatkan jadi mainan anak-anak? Saya mendapat ide dari youtubenya CRAFT ID, di mana botol sabun bekasnya bisa disulap jadi perahu yg lucu:)

Bahan yang diperlukan:

  1. Wadah sampo atau sabun cair. Yang bagus itu klo bagian bawahnya rata (jgn lupa dicuci bersih dulu. klo perlu labelnya dilepas)
  2. Tusuk sate
  3. Stik es krim
  4. Kertas karton warna warni
  5. Alat2 pelengkap craft : lem, cutter, gunting, penggaris, pulpen dan spidol

Pertama-tama kita pake sidol utk membuat titik-titik dan segi empat. Buatlah satu titik di tengah-tengah permukaan wadah sabun/sampo. Titik itu utk nancapin layar perahu. Lalu buat dua titik di sisi kiri dan dua titik di sisi kanan dg jarak sekitar 5 cm. Usahakan titik samping kiri selurus dg yang kanan. Masukkan 2 tusuk sate. (Lihat gambar tengah)

Lubangi titik-titik tersebut dengan cutter atau alat pelubang. Jangan terlalu besar yaa lubangnya, yang penting tusuk satenya udah bisa menancap dg baik. Begitu pun dengan garis segi empat, diiris pake cutter.

Lanjut Baca »

img20180115200311834150941.jpgSebenarnya udah lama pengen meresume buku inspiratif ini, tapi baru sekarang bisa mendapat waktu yg tenang utk blogging πŸ˜€ Buku ini berjudul “Teach Like Finland: Mengajar Seperti Finlandia” karya Timothy D. Walker, diterjemahkan dan diterbitkan oleh Grasindo.

Jadi buku ini bercerita pengalaman Pak Walker yang awalnya ia ngajar di Amrik, tapi krn suatu hal, ia harus pindah menetap di Finlandia. Nah, tak disangka, ia diterima mengajar di sana dan mendapatkan byk hal2 baru yg inspiratif yang tidak ia dapati dalam sistem sekolah2 Amerika. Meski awalnya ia sempat sulit beradaptasi krn sdh terbiasa dg sistem pembelajaran Amerika.

Seperti ini daftar isinya:

Berikut poin-poin pembelajaran ala Finlandia yg paling berkesan bagi saya: Lanjut Baca »

Berkah aktif berjejaring di instagram, saya pun menemukan sebuah komunitas hidroponik dan mengenal beberapa anggotanya. Udah lama sebenarnya saya ingin membawa anak-anak berkunjung ke kebun hidroponik, namun qadarullah, baru bisa terealisasi Sabtu kemarin. Sempat mengajak beberapa keluarga, ternyata yg sempat cuma keluarga bunda Julita yang baru aja memutuskan utk meng-hs-kan putrinya πŸ™‚

Setelah tersesat di lorong sana-sini, dan bertanya sana-sini, akhirnya sampai juga di lokasi sekretariat komunitas hidroponik kota Palu. Di sana sudah ada keluarga bunda Julita dan mba Ebhe, mentor hidroponik yang saya kontak sebelumnya. Alhamdulillah, mba Ebhe bukan cuma ramah banget, tapi sabar menghadapi cerewetnya (terutama si Azka haha) dan aktifnya anak-anak πŸ˜€

Saat anak-anak sibuk menyimak mba ebhe, saya dan bun Julita sempat curhat-curhatan ttg tantangan mengasuh anak hehe. Saya bersyukur bisa mengenal keluarga homeschooling lain di kota ini, meski di dunia maya saya punya banyak teman homeschooler.

Dalam kunjungan ke komunitas hidroponik ini, beberapa manfaat yang bisa didapatkan oleh anak (ibunya juga haha) adalah sebagai berikut: Lanjut Baca »

IMG20171031135002

Ini adalah resep yang saya dapatkan via aplikasi cookpad. Resep kue ini sangat cocok buat kegiatan memasak bersama anak πŸ™‚

Bahan:

3 sdm gula pasir

2 bks oreo coklat, hancurkan

200 ml susu cair plain

70 gram keju, diparut (saya beli 2 keju yang sachet, 1 sachet 35 gram)

1 sdm tepung maizena (cairkan dg air 3 sdm)

Cara membuat:

  • masukkan keju parut, gula, susu ke dalam panci. lalu masak hingga mendidih (pake api kecil)
  • masukkan tepung maizena yang sudah dicairkan lalu aduk hingga mengental
  • matikan api. lalu biarkan adonan agak dingin.
  • siapkan wadah cetakan, masukkan oreo. Dan tuang adonan. Oreonya bisa diselang-seling dg adonan yaa.
  • Dinginkan di kulkas

Mudah kan? πŸ™‚ Lanjut Baca »

Kalo ibu2 pada bingung baju2 anaknya yg kekecilan mau diapakan, daripada disimpan berdebu, mending dibuat kerajinan unyu2 seperti bantal, tas, hingga storage mainan.

Kali ini aktivitas craft sikembar yg dipilih adalah diy bantal dari baju kaos bekas. Manfaatnya byk bgt. Melalui kegiatan ini anak2 belajar seni memanfaatkan barang bekas, belajar menjahit tangan, membuat pola dan menggunting kain, dan seni dekorasi.

Bahan bahannya:

  • baju kaos bekas yg bermotif atau polos. Tips: pilih kaos yang pake tulisan menarik atau gambar yg ada unsur dekoratifnya
  • benang dan jarum. krn sikembar pake jahit tangan 😁
  • dakron/silikon. Saya pake silikon yg lembut kyk isi boneka biar anak2 ga alergi trus lbh hemat krn lebih mengembang dibanding isi bantal biasa. Belinya di tokopedia.
  • gunting dan penggaris

Lanjut Baca »