Feeds:
Pos
Komentar

Salah satu skill yang menurut saya harus dimiliki anak abad modern adalah engineering skill. Sekurang-kurangnya anak dapat melihat bagaimana konsep matematika, sains, dan teknolgi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sikembar sebenarnya udah belajar mengasah skill ini lewat lego atau brick. Bagian-bagian lego dapat dibongkar-pasang mengikuti konstruksi yang disediakan di dalam kemasan, atau lewat imajinasi sikembar. Saya sudah pernah memposting foto-foto hasil kreasi brick tersebut di postingan sebelum-sebelumnya πŸ™‚

Nah, kali ini saya menantang skill engineering mereka lebih jauh lewat stik es dan tusuk sate. Mereka akan menyulap bahan itu menjadi sebuah konstruksi yang tidak membutuhkan perekat atau pengikat. Namanya Self Supporting Bridge yang merupakan karya dari Leonardo Da Vinci yang jenius itu.

Berikut dokumentasi pembuatannya: Lanjut Baca »

Ini adalah pertanyaan yang paling banyak terlontar di forum-forum parenting hingga grup homeschooling. Beberapa keluarga berpikir jika ayah dan ibu sibuk bekerja, apa mungkin anak-anak bisa disekolah-rumahin aja?

Dulu juga saya berpikir seperti itu. Saya sendiri seorang buruh negara (dosen PNS di sebuah PTAIN), sedangkan suami meski bukan PNS tapi lebih sibuk dari saya. Di rumah kami gak ada asisten, pun sanak saudara. Hanya mama saya yang kadang datang, nginap paling lama sebulan. Punya dua anak laki-laki yang super aktif, kebayang kan kalo pendidikannya mereka kami juga yg mengurus semua?

Kami hanya berbekal keyakinan dan doa. Akhirnya, alhamdulillah, sikembar sampai sekarang ‘gak sekolah’. Dari tahfiz hingga materi pembelajaran, kami handle mandiri πŸ˜€

Berikut tips-tips yang bisa saya bagikan, terutama bagi ibu pekerja di luar rumah yang berniat mau menghomeschoolingkan anaknya: Lanjut Baca »

Entah berapa bait penyesalan jika kita terlambat membahagiakan. Kadang kita lupa bahwa menjadi bahagia, sejatinya adalah untuk membahagiakan yang tercinta. Ada banyak jalan, ribuan peluang dan kesempatan, namun hanya sedikit yang akhirnya berhasil mewujudkan. Ketika Bapak meninggal, saya baru sadar akan waktu yang terlewat sia-sia. Meski dulu setiap hari dengannya ada pertemuan, namun ternyata saya tak mampu membalas kebaikan Bapak dengan layak.

Sekarang Tuhan masih menguji saya dengan sekali lagi kesempatan. Kesempatan membahagiakan sosok lain. Dialah perempuan yang melahirkan dan membesarkanku. Dialah Mama. Mama memiliki sifat yang amat berbeda dengan almarhum Bapak. Mama adalah perempuan yang sensitif tapi sangat tangguh. Ceria tapi juga mudah menangis. Dingin sekaligus hangat. Jika Bapak kadang tak pernah pusing akan gaya berpakaian, namun sebaliknya, Mama sangat memperhatikan penampilannya. Lanjut Baca »

Alhamdulillah, laptop yang sempat ‘mati’ sampai dua bulan akhirnya is back! Baru blogging lagi huhu. Apa kabar sikembar? Desember 2016 lalu sikembar memasuki usia 8 tahun. Usia segitu udah kelas 2 SD klo mereka sekolah πŸ˜€ Alhamdulillah, kami masih istiqamah meng-hs-kan mereka. Sejauh ini mereka, terutama kami enjoy menjalani sistem “gak sekolah” ini.

Kami belum merumuskan rencana-rencana baru lagi buat mereka. Aktivitas terbaru sikembar sekarang adalah karate dan aritmatika. Cerita daftarin mereka karate cukup alot juga. Soalnya sebelumnya sikembar udah sabuk hijau di klub taekwondonya. Setelah kami evaluasi, ternyata klub tersebut gak sesuai harapan. Manajemennya gak bagus, trus yg usia anak-anak gak terlalu diperhatikan 😦 Akhirnya kami tanya sikembar, mau gak dipindah ke klub yang dekat, jadi mama baba juga ga susah antar jemput. Awalnya mereka ogah, krn udah dekat ama kaka-kakanya di klub taekwondo. Kami pun ‘paksa’ halus haha. Kita bawa mereka ke lokasi, pas ngeliat anak-anak di klub karate itu ternyata lbh byk yg seumuran mereka, akhirnya mereka luluh juga. Malah sekarang mereka selalu bilang “maa, saya lebih suka karate daripada taekwondo.” πŸ˜€ Lanjut Baca »

Waktu: tgl 3 des 2016, pukul 20.00 wib
Tema: kesehatan alat kelamin
Pemateri: dr. Ningsih Widyana
Moderator: mayyadah

Materi Pengantar:

“Vaginitis”
Pengertian : vaginitis adalah infeksi yang terjadi pada vagina . Penyebab vaginitis :
1. Jamur : vulvovaginal candidiasis
2. Bakteri : bacterial vaginosis
3. Parasit : trichomoniasis

Manifestasi klinis :
1. Vulvovaginal candidiasis disebabkan oleh candida albicans. Gejala : paling sering gatal, keputihan seperti cream, keputihan lengket di dinding vagina, liang vagina hiperemis (terdapat eritema vagina) , mudah berdarah, dan sangat gatal.

  1. Bacterial vaginosis disebabkan oleh gardenella vaginalis dimana terjadi pertumbuhan abnormal dari flora normal vagina. Gejala : keputihan putih keabu abuan, encer, keputihan yang banyak, dan sangat bau.
  2. Trichomoniasis di sebabkan oleh trichomonas vaginalis. Gejala : keputihan berwarna kuning kecoklatan, berbuih atau berbusa, bau, sangat perih, liang vagina hiperemis atau kemerahan dan timbul bintik2 ( strawberry cervix)

Diagnosis :
Diagnosa di tegakan dari anamnesa terhadap pasien dan di lakukan pemeriksaan spekulum, palpasi bimanual, uji ph.
Pemeriksaan penunjang sangat di perlukan untuk menentukan penyebab dari vaginitis itu sendiri.
– vulvovaginal candidiasis di perlukan pemeriksaan vaginal swab dengan KOH 10 %
– bacterial vaginosis dan trichomoniasis di perlukan pemeriksaan sediaan basah dengan NaCl

Pencegahan :
1. Menjaga agar vagina dan sekitarnya tetap bersih serta kering. Setelah selesai BAK hendaknya vagina di lap dengan handuk bersih Lanjut Baca »

Waktu: 26 nop 2016 pukul 20.00 wib.
Tema: Satu Atap dengan Mertua
Narasumber: Affi Yunita Rahmah
Moderator: Mayyadah

Materi:
Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh
Tema sharing kulwap saat ini adalah SERUMAH DENGAN KELUARGA MERTUA

Sebelumnya, dalam Islam tidak ada bahasan khusus mengenai hal ini, karena termasuk dalam lingkup komunikasi dan birrul walidain. Pada saat menikah, kewajiban suami adalah memberikan nafkah yang layak, salah satunya adalah tempat tinggal bagi istri. Kelayakan tsb bisa berbeda sesuai dengan kondisi masing-masing. Namun dalam prakteknya di lapangan, ada beberapa poin yang patut diperhatikan:

  1. Apakah serumah dengan mertua dibolehkan atau tidak dianjurkan dalam Islam?

– Dalam Islam kewajiban anak adalah berbakti kepada orang tua, bahkan saat orang tua sudah tiada. Di saat berkeluarga, bagi anak laki-laki terutama, tetap berkewajiban menjaga ibu. Karena bakti seorang laki-laki dari lahir sampai dewasa adalah pada keridhaan ibu, sedangkan bakti perempuan sebelum menikah adalah kepada orang tua, dan sesudah menikah berpindah kepada suaminya. Maka dalam hal ini diperbolehkan bahkan dianjurkan berbakti, salah satunya melalui tinggal serumah dengan orang tua / mertua.

  1. Bagaimana jika kita ingin mandiri terpisah dari orang tua?

– Idealnya memang keluarga yang mandiri adalah keluarga yang hidup terpisah dari orang tua, sehingga meminimalkan ketergantungan baik materi atau moral. namun kembali lagi ke awal, jika orang tua menginginkan hidup bersama anaknya, maka tidak ada msalahnya kita ikuti sebagai birrul walidain.

jika tetap menginginkan terpisah, kemukakan alasan yang bijak, dan cari tempat tinggal yang tidak terlalu jauh dari orang tua, dalam artian masih memungkinkan sering menjenguk bersilaturahim.

  1. Bagaimana jika mertua adalah ayah saja (ibu mertua sudah wafat)?

– Dalam Islam, ayah mertua termasuk mahram. jadi sah saja jika tinggal bersama ayah mertua. Dengan catatan, tidak ada hal-hal negatif yang merugikan istri (keluarga inti). Karena bagaimanapun juga, suami merupakan pemimpin dan pelindung keluarganya. Jika istri / suami merasa suasana tidak kondusif, atau bahkan -naudzubillah- menjurus pada terancamnya kehormatan istri, maka lebih baik pindah dari rumah tsb. Lanjut Baca »

Topik: “SEVEN ESSENTIAL LIFESKILL”
Waktu: 19 November 2016
Oleh: Titin Florentina, Psikolog
Moderator: Jusmiati

Materi Pengantar:
Bismillaahirrahmaanirrohiim..

Menjadi orangtua, merupakan komitmen seumur hidup. Dalam setiap fase perkembangan anak-anaknya, orang tua dituntut untuk selalu belajar. Karena perubahan psikologis akan terjadi baik eskillpada dirinya maupun pada diri anak-anaknya. Perubahan itupun terkait dengan perubahan di luar diri, seperti lingkungan sosial, tuntutan zaman yang selalu berubah. Untuk menghadapi segala perubahan dibutuhkan tidak hanya kecerdasan akan tetapi juga keterampilan untuk menjalani hidup.
Ada 7 skills yang harus dimiliki semua orang agar hidup kita bisa sukses.

Skill 1 : Focus and Self Control
Anak membutuhkan skill ini agar mereka dapat mencapai tujuan mereka dalam dunia yang penuh dengan hal-hal yang mengalihkan perhatian dan banjir informasi. Dengan kata lain, anak mampu mencapai tujuan dan mengabaikan informasi yang tidak perlu.
Focus and self control meliputi 4 komponen :
a. Focus : memiliki perhatian, tidak mudah teralihkan, mudah mengingat sesuatu. Fokus itu, Sadar akan tujuan yang akan kita capai.

Cara meningkatkan fokus kita : 1, dengarkan musik, 2. kerjakan satu pekerjaan jika sudah selesai satu pekerjaan lainnya. 3. Kalau ada proyek besar atau belajar knowledge yang banyak, bagi menjadi bagian-bagian kecil dan kerjakan sampai selesai setiap bagian

b. Cognitive flexiblility : cepat beradaptasi, menerima ide baru (flexibility switch) , misalnya ingin sarapan, sudah direncanakan makan jeruk, ternyata jeruk tidak ada, dan yang ada pepaya, bisa berganti dengan pepaya , atau jeruk hanya tinggal 1 buah, cognitive flexibility itu saat ia mencari ide lain namun tetap pada tujuannya, yaitu sarapan pagi).

c. Working memory : mengingat ide, (ada ide yang sudah ada, kemudian ada ide orang lain, kita bisa menggabungkan ide ide tersebut).Β Bisa dilatih dengan senam dengan gerakan berurut. , tebak angka, isi TTS, kemampuan matematika akan mendukung fokus, menulis buat diary, puzzle, buat rencana keluarga satu hari.

d. Inhibitory control : mengabaikan informasi yang tidak perlu, tetap bekerja sampai tuntas dalam kondisi apapun. Misalnya , tetap melakukan pekerjaan yang menjadi tugas kita walaupun sudah bosan. Atau ketika anak minta perhatian di waktu kita sedang ada percakapan dengan orang lain yang menarik emosi kita. Lanjut Baca »